SEMANGAT PAGI

semangat pagi..BILA ADA INFO BENCANA/MUSIBAH SEGERA HUBUNGI EMERGENCY CALL : 024 70703045 / 08122914271)

Senin, 24 Juni 2013

LATIHAN BARENG UKSA-387 UNDIP


JEPARA - pagi yang cerah menyelimuti teluk awur jepara, dimana para mahasiswa Undip yang tergabung dalam UKSA-387 UNDIP sedang mengadakan giat LPT 2 yang bertemakan DISASTER MANAGEMENT 2013 (21-23/06). kegiatan ini dilaksanakan slama 3 hari yang diikuti oleh 23 anggota muda UKSA - 387 UNDIP. yang bertajuk pelatihan SAR dan Fin swimming, 

pada hari pertama (21/06) dalam kegiatan ini peserta di berikan materi kelas sesuai dengan tema yaitu Mitigasi Bencana, PPGD, Navigasi serta Radio Emergency selama satu hari penuh peserta di berikan materi tersebut secara marathon, kegiatan ini bertujuan agar peserta mampu memberikan kontribusi manakala terjadi bencana, dimana dalam kegiatan ini materi di ampu oleh pihak pihak yang berkompeten yaitu BPBD Prov. jateng, PMI Kab. Jepara, ORARI Lokal Jepara serta instruktur dari senior senior UKSA.

Senin, 10 Juni 2013

MENWA UNDIP LATIHAN PENANGGULANGAN BENCANA

SEMARANG - semangat anak muda sebagai generasi penerus bangsa terlihat jelas pada anak Menwa, dalam bukti nyata dalam HUT MENWA UNDIP yang ke 49 kesatuan 901 MENWA UNDIP mengadakan "LATIHAN PEMANTAPAN SIAGA OPERASI PENANGGULANGAN BENCANA DAN PENGUNGSI" kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan serta kemampuan peserta dalam penanggulangan bencana

kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 6-9 juni 2013 yang bertempat di UNDIP semarang, kegiatan ini diikuti oleh satuan satuan menwa dari universitas Se-Jateng dan DIY sebanyak 50 peserta. para peserta sangat antusias sekali mengikuti kegiatan ini.

BANSER KOTA TEGAL TANGGAP BENCANA

Tegal- sebanyak 50an orang dari generasi Barisan Anshor Serbaguna (BANSER) kota Tegal, Jawa Tengah mengikuti Pendidikan Latihan Dasar (Diklatsar) di kantor kelurahan Kraton, Kota Tegal, minggu  (09/6). Diklatsar itu bertujuan membentuk jiwa kemandirian anggota Banser melalui penggemblengan kedisiplinan.


Mengingat peranan banser yang multiguna itu, peserta diberikan materi-materi penting seputar kepemimpinan dan kesosialan. Selain itu, materi diklatsar juga meliputi, pendidikan ke-anshor-an, ke-aswaja-an, ke-NU-an dan ke-banser-an. Anggota banser juga diberi materi diklatsar seputar baris berbaris, tata upacara militer dan sipil serta tindakan penanganan bencana atau SAR dan pendidikan lalulintas,


dalam kesempatan SARDA JATENG diberikan kesempatan untuk memberikan materi tentang kebencanaan serta SAR antara lain, pengetahuan bencanca, manajemen pengungsi, PPGD, dan  asih banyak lagi yang dikemas selama satu hari (9/06). materi praktek juga di berikan oleh SARDA JATENG Sektor kota tegal.


dalam kesempatan ini juga OM Erry, salah satu anggota SARDA Jateng Sektor Sleman hadir dan memberikan motivasi tentang peran BANSER dalam bela negara dan wawasan nusantara.(ndems)






Selasa, 04 Juni 2013

guru guru latihan penanggulangan bencana



salatiga - bertempat di hotel Salib Putih, kota Salatiga, dilaksanakan kegiatan Peningkatan Kapasitas Penanggulangan bencana Bagi Guru - Guru se Jateng Kegiatan berlangsung dari tanggal 03 s/d 05 Juni 2013, dimana kegiatan di adakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah. kegiatan ini diikuti oleh 120 orang peserta yang merupakan guru-guru dari perwakilan sekolah masing-masing yang ada di Provinsi Jawa Tengah
maksud dan tujuan dari kegiatan ini, untuk meningkatan Kapasitas Penanggulangan Bencana Bagi bagi Guru dalam Penanggulangan Bencana.
Serta terwujudnya sistem penyelenggaraan penanggulangan bencana yang handal yang mencakup penanganan prabencana, tanggap darurat, pasca bencana secara cepat, tepat dan terpadu di Sekolah sekolah wilayah Provinsi Jawa Tengah.

Minggu, 05 Mei 2013

DIRGAHAYU HIMALAWU KE 35 TAHUN...


SRAGEN - Tanggal 2 Mei 2013 ini, Perhimpunan Pecinta Alam dan Kemanusiaan HIMALAWU Sragen genap berusia 35 tahun. Usia yang cukup tua bagi sebuah kelompok atau organisasi sosial. Telah banyak darma bakti yang disumbangkan untuk membantu masyarakat, terutama ketika terjadi bencana alam. Namun kini banyak pihak berharap kepada HIMALAWU untuk terus meningkatkan baktinya kepada masyarakat, bukan hanya pada saat terjadi bencana alam, tetapi juga ketika alam dalam kondisi normal.

Menyimak perjalanan 35 tahun HIMALAWU Sragen banyak hal menarik untuk diambil hikmahnya, bahwa pada tahun 1966 yakni Adi Karno, Ismadi AS dan Anas Suparno sering mendaki gunung Lawu. Mereka kemudian membentuk kelompok bernama “CLUB PENDAKI GUNUNG SRAGEN”.


Setelah banyak orang bergabung untuk mengikuti kegiatan pendakian gunung Lawu, klub ini berubah nama menjadi “Pecinta Alam HIMALAWU”, artinya kabut gunung Lawu. Untuk memperkuat jati diri organisasi, pada tahun 1977 dibuat Anggaran Dasar. Agar organisasi ini bisa menampung berbagai kelompok pendaki gunung dan pecinta alam lain yang ada di Sragen, awal tahun 1978, klub ini berubah lagi menjadi “Perhimpunan Pecinta Alam HIMALAWU”. Tepat tanggal 2 Mei 1978, Ketua Badan SAR Nasional, Marsekal Madya Dono Indarto, hadir secara pribadi untuk meresmikan “Perhimpunan Pecinta Alam HIMALAWU” Sragen.