SEMANGAT PAGI

semangat pagi..BILA ADA INFO BENCANA/MUSIBAH SEGERA HUBUNGI EMERGENCY CALL : 024 70703045 / 08122914271)

Senin, 10 Juni 2013

BANSER KOTA TEGAL TANGGAP BENCANA

Tegal- sebanyak 50an orang dari generasi Barisan Anshor Serbaguna (BANSER) kota Tegal, Jawa Tengah mengikuti Pendidikan Latihan Dasar (Diklatsar) di kantor kelurahan Kraton, Kota Tegal, minggu  (09/6). Diklatsar itu bertujuan membentuk jiwa kemandirian anggota Banser melalui penggemblengan kedisiplinan.


Mengingat peranan banser yang multiguna itu, peserta diberikan materi-materi penting seputar kepemimpinan dan kesosialan. Selain itu, materi diklatsar juga meliputi, pendidikan ke-anshor-an, ke-aswaja-an, ke-NU-an dan ke-banser-an. Anggota banser juga diberi materi diklatsar seputar baris berbaris, tata upacara militer dan sipil serta tindakan penanganan bencana atau SAR dan pendidikan lalulintas,


dalam kesempatan SARDA JATENG diberikan kesempatan untuk memberikan materi tentang kebencanaan serta SAR antara lain, pengetahuan bencanca, manajemen pengungsi, PPGD, dan  asih banyak lagi yang dikemas selama satu hari (9/06). materi praktek juga di berikan oleh SARDA JATENG Sektor kota tegal.


dalam kesempatan ini juga OM Erry, salah satu anggota SARDA Jateng Sektor Sleman hadir dan memberikan motivasi tentang peran BANSER dalam bela negara dan wawasan nusantara.(ndems)






Selasa, 04 Juni 2013

guru guru latihan penanggulangan bencana



salatiga - bertempat di hotel Salib Putih, kota Salatiga, dilaksanakan kegiatan Peningkatan Kapasitas Penanggulangan bencana Bagi Guru - Guru se Jateng Kegiatan berlangsung dari tanggal 03 s/d 05 Juni 2013, dimana kegiatan di adakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah. kegiatan ini diikuti oleh 120 orang peserta yang merupakan guru-guru dari perwakilan sekolah masing-masing yang ada di Provinsi Jawa Tengah
maksud dan tujuan dari kegiatan ini, untuk meningkatan Kapasitas Penanggulangan Bencana Bagi bagi Guru dalam Penanggulangan Bencana.
Serta terwujudnya sistem penyelenggaraan penanggulangan bencana yang handal yang mencakup penanganan prabencana, tanggap darurat, pasca bencana secara cepat, tepat dan terpadu di Sekolah sekolah wilayah Provinsi Jawa Tengah.

Minggu, 05 Mei 2013

DIRGAHAYU HIMALAWU KE 35 TAHUN...


SRAGEN - Tanggal 2 Mei 2013 ini, Perhimpunan Pecinta Alam dan Kemanusiaan HIMALAWU Sragen genap berusia 35 tahun. Usia yang cukup tua bagi sebuah kelompok atau organisasi sosial. Telah banyak darma bakti yang disumbangkan untuk membantu masyarakat, terutama ketika terjadi bencana alam. Namun kini banyak pihak berharap kepada HIMALAWU untuk terus meningkatkan baktinya kepada masyarakat, bukan hanya pada saat terjadi bencana alam, tetapi juga ketika alam dalam kondisi normal.

Menyimak perjalanan 35 tahun HIMALAWU Sragen banyak hal menarik untuk diambil hikmahnya, bahwa pada tahun 1966 yakni Adi Karno, Ismadi AS dan Anas Suparno sering mendaki gunung Lawu. Mereka kemudian membentuk kelompok bernama “CLUB PENDAKI GUNUNG SRAGEN”.


Setelah banyak orang bergabung untuk mengikuti kegiatan pendakian gunung Lawu, klub ini berubah nama menjadi “Pecinta Alam HIMALAWU”, artinya kabut gunung Lawu. Untuk memperkuat jati diri organisasi, pada tahun 1977 dibuat Anggaran Dasar. Agar organisasi ini bisa menampung berbagai kelompok pendaki gunung dan pecinta alam lain yang ada di Sragen, awal tahun 1978, klub ini berubah lagi menjadi “Perhimpunan Pecinta Alam HIMALAWU”. Tepat tanggal 2 Mei 1978, Ketua Badan SAR Nasional, Marsekal Madya Dono Indarto, hadir secara pribadi untuk meresmikan “Perhimpunan Pecinta Alam HIMALAWU” Sragen.

Rabu, 24 April 2013

WATER RESCUE TRAINING with KSR UDINUS

Semarang - cuaca panas terik tak menghalangi niat para relawan anggota KSR PMI UDINUS semarang, mereka sedang berlatih tentang bagaimana caranya menangani korban bencana alam di perairan,mereka mengadakan kegiatan WATER RESCUE TRAINING yang diadakan di pantai Maron ( 20-21/04/2013). 

40 peserta pelatihan yang terdiri dari anggota KSR Universitas se-kota semarang yang di selenggarakan oleh KSR UDINUS Semarang berlatih selama 2 hari (20-21/04), di hari pertama peserta mendapatkan materi kelas di kampus udinus, dalam materi kelas tersebut peserta mendapat materi - materi dari SARDA JATENG tentang Pertolongan di Air, Olah Gerak Perau Karet, Posko Lapangan serta peran relawan penanggulangan, disamping berikan pula materi PMI kota semarang..dan dalam materi kelas tersebut peserta juga mendapat gemblengan dari komandan SARDA JATENG, Mbah ECHO yang memberikan motivasi dan semangat untuk para peserta

pada hari kedua adalah materi praktek lapangan, bertempat di pantai maron Semarang, (21/04) dalam praktek ini peserta sangat antusias sekali, peserta

berlatih cara mendayung, flipboat, tekhnik berenang, cara penyelamatan korban di air dll, peserta yang didominasi wanita ini sangat bersermangat dalam mengikuti setiap sesi latihan,


"hari ini adalah Hari KARTINI maka semangat kami akan berkobar kobar seperti Ibu Kartini" ungkapa salah satu peserta,

dalam pelatihan ini diharapkan peserta mendapatkan bekal dasar untuk menjadi relawan penanggulangan bencana, serta berguna untuk peningkatan kemampuan ketrampilan untuk semua peserta (ndem)

Kamis, 04 April 2013

LONGSOR DI SUMOWONO, 1 ORANG MENINGGAL



SUMOWONO - Kamis, 4 April 2013 pukul 15.30 WIB, Petugas Piket Posko SAR Bumi Serasi Kabupaten Semarang mendapat informasi mengenai tanah longsor yang terjadi di Dusun Ngoho, Desa Kemitir, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang. Berdasarkan laporan tersebut, relawan SAR Bumi Serasi Kabupaten Semarang segera mencari informasi mengenai kebenaran berita dan dilanjutkan dengan mengirimkan personil relawan untuk melakukan pendataan dan apabila dibutuhkan, operasi pencarian dan penyelamatan korban jiwa akan dilaksanakan.